29 September 2020

Tangkal penyebaran Covid-19 UKM KSR PMI dan Menwa STAH N Mpu Kuturan Gelar Spraying

SINGARAJA – Penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih bermunculan membuat mahasiswa yang tergabung dalam UKM KSR PMI dan Menwa bergerak untuk ikut melakukan upaya pencegahan. Memahami begitu cepatnya virus ini menular, sehingga mendorong UKM KSR PMI dan Menwa untuk melakukan penyemprotan (spraying) disinfektan di areal kampus STAH N Mpu Kuturan Singaraja. Mengandeng PMI Kabupaten Buleleng penyemprotan dilaksanakan sabtu (18/04) pukul 07.30 Wita. Pelatih UKM KSR PMI STAH N Mpu Kuturan Nyoman Widyani, S.Pd., M.Pd di sela-sela kegiatan menjelaskan upaya yang dilakukan UKM KSR PMI dan Menwa ini menjadi salah satu cara pencegahan penyebaran covid-19 di kampus, selain itu kegiatan ini dapat terselenggara berkat bantuan logistik dari PMI Buleleng.

“Kegiatan spraying disinfektan hari ini menyasar areal publik yang ada di kampus STAH N Mpu Kuturan. Dengan penyebaran yang begitu cepat tentu upaya semacam ini akan dilakukan secara berkesinambungan sebagai bentuk pencegahan. Alat-alat serta disinfektan yang digunakan sekarang merupakan bantuan dari Markas PMI Buleleng hasil koordinasi UKM KSR PMI dengan Kepala Markas PMI Buleleng Bapak Made Pasek Yasa”, terang dosen muda yang mengajar hukum tata negara.

Kepala Markas PMI Buleleng Made Pasek Yasa di kesempatan yang sama memberikan informasi tentang dukungan logistik spraying disinfektan yang terdapat dari PMI Buleleng. Bukan hanya bagi kampus atau lembaga tertentu, masyarakat umum juga dapat melakukan dengan alat dan disinfektan yang ada di markas PMI Buleleng cukup dengan berkoordinasi pada petugas yang ada. Dengan kondisi seperti sekarang masyarakat tidak perlu dipusingkan dengan administrasi.

“Alat dan disinfektan yang tersedia cukup untuk melakukan spraying di wilayan kabupaten singaraja. logistik yang dikirimkan melalu jalur darat didistribusikan ke seluruh PMI kabupaten di Bali dengan jatah 50 dus setiap kabupatennya. Kegiatan spraying dapat dilakukan dua hari sekali dan dapat diperuntukan untuk masyarakat umum. Dalam kondisi sekarang kami tidak merepotkan masyarakat dengan administrasi, cukup berkoordinasi dengan petugas kami di markas masyarakat akan dipinjamkan alat spraying dan disinfektannya. Masyarakat dapat meminjam alat untuk sekali pakai dan langsung dikembalikan ke markas pada hari yang sama”, papar pria yang akrab disapa kak pasek.

Kadek Agus Wana Arta salah satu anggota KSR PMI STAH N Mpu Kuturan menambahkan selain sebagai aksi sosial pecegahan pandemic covid-19 dengan seiijin pihak kampus, juga bentuk solidaritas relawan terhadap masyarakat kampus. Ditanya mengenai dukungan anggaran ia menjelaskan kegiatan spraying ini berasal dari kas KSR dan sumbangan dari markas PMI Buleleng.

“Kegiatan ini adalah kegiatan sosial dalam mencegah penyembaran virus covid-19 oleh relawan PMI dari kampus STAH, Menwa STAH dan relawan dari markas PMI Buleleng. Kegiatan ini akan kami lakukan berkelanjutan dengan target minimal seminggu diadakan sekali. Untuk biaya pelaksanaan sementara bersumber dari kas KSR PMI dan sumbangan dari markas PMI Buleleng baik berupa alat spraying, obat dan juga konsumsi yang disiapkan di markas PMI setelah kegiatan spraying oleh relawan”, imbuh mahasiswa Jurusan Dharma Sastra semester IV itu.

Relawan dari anggota menwa Luh Wantari mengungkapkan rasa senangnya dapat membantu dalam pencegahan penyebaran covid-19. Ia juga berharap dapat terlibat aktif dalam kegiatan social semacam ini, bukan hanya dilingkungan kampus tapi juga menyentuh masyarakat di wilayah singaraja. selain itu tentu berdoa agar pandemi ini dapat segera berakhir dan masyarakat dapat beraktivitas seperti semula.

“Sangat senang dan menjadi pengalaman pertama saya menjadi relawan kegiatan spraying, apalagi dapat membantu kampus mencegah penyebaran covid-19. Kegiatan selanjutnya saya berharap dapat terlibat lagi dan dilakukan dengan lebih intens dan menjangkau wilayah yang lebih luas. Saya berdoa agar masa pandemi ini dapat selesai dan kita dapat melakukan aktivitas seperti sediakala”, ungkapnya.

Kegiatan yang melibatkan 25 relawan yang terdiri dari dosen, mahasiswa, pegawai dan petugas markas PMI Buleleng ini berlangsung selama setengah hari. Sebelum kegiatan berlangsung diserahkan pula bantuan handsanitizer kepada petugas keamanan oleh relawan Menwa dan pemasangan pamplet oleh relawan PMI. Setelah menyasar kampus STAH N Mpu Kuturan Singaraja Banyuning serta di Jalan Kresna Singaraja, kegiatan diakhiri dengan santap siang bersama relawan di markas PMI Buleleng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *