17 October 2019

Peserta Minta Jatah ditambah, Kejur Brahma Widya Tutup Kegiatan Memasyarakatkan Yoga

SINGARAJA – Yoga Asana yang tengah digandrungi berbagai kalangan membuat pelaksanaan Memasyarakatkan Yoga oleh Jurusan Brahma Widya Sekolah Tinggi Agama Hindu (STAH) Negeri Mpu Kuturan menarik perhatian generasi muda di Kota Singaraja. Kegiatan yang ditutup Minggu (22/9) oleh Ketua Jurusan Brahma Widya Dr. Drs. I Wayan Gata, M.Pd. bertempat di Aula STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja, kegiatan yang telah berlangsung sejak awal bulan September meninggalkan kesan mendalam kepada puluhan peserta yang didominasi oleh generasi muda ini. I Wayan Gata menjelaskan mengenai keterbatasan kouta peserta disebabkan keterbatasan anggaran yang dimiliki oleh lembaga. Selain itu kegiatan memasyarakatkan yoga ini menjadi kegiatan yoga pertama yang dilakukan Jurusan Brahma Widya, sehingga perlu melihat bagaimana animo peserta yang mengikutinya. Kritik dan saran sehingga dalam pelaksanaan tahun depan akan ditinggkatkan secara kualitas maupun kuantitas.

“Banyak yang ingin ikut dalam kegiatan yoga ini dari kalangan tua, dewasa, hingga generasi muda, bahkan dari berbagai instansi. Namun dalam kegiatan yoga yang pertama kami mohon maaf atas keterbatasan kami, sehingga membatasi jumlah peserta. Tahun depan kami sudah komunikasikan agar kegiatan ini dapat diadakan dan ditingkatkan. kepada seluruh peserta kami berharap masukannya agar kegiatan tahun depan dapat lebih baik lagi”, ujarnya.

Senada dengan Kejur Brahma Widya sekretaris panitia I Made Hartaka mengungkapkan respon terhadap kegiatan ini begitu tinggi. Beberapa sekolah bertanya tentang jumlah peserta yang dapat berpartisipasi. Bahkan saat kegiatan berlangsung beberapa dosen maupun pegawai di lingkungan STAH Negeri Mpu Kuturan ingin mengikuti kegiatan karena mengetahui maanfaat yang didapatkan saat mengikuti yoga Asana.

“Saat dikonfirmasi keikutsertaan dalam kegiatan memasyarakatkan yoga, beberapa sekolah menanyakan tentang ketentuan jumlah peserta yang dikirimkan. kami dari panitia menyampaikan tentang jumlah yang mampu difasilitasi serta tempat yang hanya mampu menampung puluhan peserta saja. Kami bahkan menyampaikan kepada rekan-rekan pengajar maupun staff untuk tahun ini kami belum mampu libatkan sebagai peserta mengingat hal tadi”, jelas pria asal Tabanan ini.

Putu Gita Nadia Maharani salah satu peserta menyampaikan kesan positif saat mengikuti kegiatan. selain mendapatkan pengetahuan kegiatan inj memberikan bekal dalam menjaga kesehatan. Ia juga mengungkapkan perasaan teman-teman di sekolah yang tidak dapat mengikuti kegiatan ini.

“Perasaan saya sangat senang saat mengikuti kegiatan ini karena saya mendapatkan pengetahuan tentang praktek maupun teori dalam yoga. Selama kegiatan saya juga merasakan manfaat bagi kesehatan terutama materi yang berisi bagaimana mengatur nafas. teman-teman disekolah banyak minta ikut kegiatan yoga disini. Masukan saya kepada panitia agar tahun depan bisa ditambah jumlah pesertanya”, tegas gadis cantik yang bersekolah di SMA Negeri 4 Singaraja ini.

Pada kesempatan yang sama diserahkan pula piagam penghargaan Sekolah yang telah mengirimkan delegasi serta seluruh peserta yang terlibat sepanjang kegaiatan berlangsung. selain itu salah satu narasumber Ida Bagus Wika Krishna, S.Ag., M.Si juga memberikan kenang-kenangan buku panduan yoga yang ia buat kepada salah seorang peserta yang mampu mempraktekan serakan surya namaskar dengan baik. (hms.har)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *