12 November 2019

Dorong Budaya Akdemis, Prodi Teologi Hindu Gelar Pelatihan Jurnalistik

SINGARAJA – Seluruh mahasiswa pada Program Studi Teologi Hindu mengikuti Pelatihan Karya Tulis Populer Tahun 2019 pada Kamis (12/9) pagi. Acara yang dibuka oleh Ketua Jurusan Brahma Widya STAH N Mpu Kuturan Singaraja Dr. Drs. I Wayan Gata, M.Pd ini mengusung tema “Melalui Pelatihan Karya Tulis Popular Kita Tingkatkan Kreatifitas Civitas Akademika Prodi Teologi Hindu”. Ketua Panitia Pelaksana Yunitha Asri Diantary Ni Made, M.Ag dalam laporannya memaparkan latar belakang pelaksanaan pelatihan, “sebagai lembaga pendidikan yang tergolong baru, STAH Negeri Mpu Kuturan harus terus melakukan inovasi guna mensejajarakan diri dengan lembaga atau perguruan tinggi lain yang sudah terlebih dahulu eksis dan mapan dalam budaya akademisnya. Pelatihan ini menjadi wahana menanampak pondasi kuat dalam budaya akademis mahasiswa, sehingga lulusan Teologi Hindu semakin mantap menatap persaingan global kedepannya”, ucapnya.

Yunita juga mengungkapkan harapan mengenai pelaksanaan pelatihan ini, “kegiatan atau pelatihan yang mendukung budaya akademis kami harapkan dilangsungkan secara terus-menerus. bukan hanya kepada mahasiswa tetapi juga dosen sehingga taka ada keraguan bagi calon mahasiswa prodi teologi hindu tentang kualitas pendidik dan bagaimana lulusan teologi hindu mampu bersaing di dunia kerja”, tegas wanita yang menjadi dosen di program studi teologi Hindu.

Senada dengan ketua panitia Kejur Brahma Widya, Dr. I Wayan Gata dalam sambutannya sangat mengapresiasi pelatihan ini. Ia juga meminta walaupun sebagai lembaga yang sedang berkembang civitas akademika di STAH Negeri Mpu Kuturan khususnya Jurusan Brahma Widya selalu melakukan inovasi dan terobosan dalam membangun lembaga ini.

“Kami sangat menyambut baik kegiatan semacam ini dan kami akan menunggu inovasi dan terobosan baru dari teman-teman dosen serta adik-adik mahasiswa. kami dari jurusan tidak anti terhadap perbaharuan yang terjadi, namun semua dilakukan harus dengan pemikiran jernih dan persiapan matang. dengan hal pemahaman semacam ini niscaya akan membawa dampak positif bagi seluruh civitas akademika STAH Negeri Mpu Kuturan SIngaraja”, ujar Dr. I Wayan Gata.

Mahasiswa Prodi Teologi Hindu Diya Utami mengaku sangat senang dapat mengikuti pelatihan semacam ini. ia merasa mendapat tambahan wawasan baru dalam bidang penulisan karya popular. dalam penugasan yang diberikan oleh narasumber menjadi kesempatan baik baginya untuk mengukur kemampuan menulis artikel. selama ini ia hanya menulis saat ada tugas perkuliahan.

“setelah menerima materi dalam pelatihan ini, saya merasa tertarik untuk menulis artikel. apalagi tadi disampaikan oleh para narasumber pentingnya membuat tulisan dan manfaat yang didapat dari aktivitas menulis artikel. selama ini menulis saya lakukan hanya karena tuntutan tugas kuliah”, jelasnya.
Pelatihan ini menghadirkan 3 orang narasumber yang berkompeten dibidang karya tulis popular, yaitu Komang Agus Widiantara, Putu Mardika, dan Ni Made Ari Dwijayanthi. ketiganya merupakan sosok yang sudah malang melintang di dunia jurnalistik. dalam pelatihan peserta diajak langsung melakukan praktek penulisan artikel. nantinya karya mereka akan dicermati sebagai indikator kemampuan penulisan karya tulis mahasiswa. (hms/har)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *