12 November 2019

Borong Gelar Juara, Jurusan Brahma Widya Raih Favorit Umum 1 dan 3 Lomba Video Arjuna Digital


DENPASAR – Guna memberi ruang kreatifitas dan berinovasi bagi mahasiswa, Jurusan Brahma Widya STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja mengikuti Lomba Arjuna Digital Tahun 2019. Lomba yang diselenggarakan Paiketan Krama Bali bekerjasama dengan UNHI Denpasar Mengusung tema “Potret Umat Hindu di Era Milenial”. Dengan Jenis lomba video singkat yang di unggah di channel youtube, Jurusan Brahma Widya mengirimkan 2 video buah karya Prodi Filsafat Hindu dan Teologi Hindu. Pengumuman juara dirangkai dengan Penutupan Utasawa Bali Sani X Tahun 2019 yang digelar pada Minggu (13/10) di Kampus UHNI Denpasar. Ketua Panitia Utasawa Bali Sani X I Nyoman Winyana dalam laporanya mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta yang berpartisipasi dalam berbagai lomba yang diadakan dan bagi yang belum meraih juara untuk terus berkarya.

“Terima kasih bagi mereka yang sudah berpartisipasi dan bagi terima kasih juga bagi mereka yang belum berprestasi karena kesempatan berikutnya adalah milik anda yang belum berhasil saat ini”, ujarnya.

Masuk sebagai Nominasi Kategori Juara Umum dan Juara Favorit ke 2 video Jurusan Brahma Widya bersaing dengan puluhan video lainnya. Saat diumumkan video Tri Kaya Parisudha karya Prodi Filsafat Hindu meraih Juara 1 kategori favorit umum dan video Kebaya Bhaya karya Prodi Teologi Hindu Meraih Juara 3 kategori Juara favorit umum. Setelah penyerahan hadiah Nyoman Raka selaku Sekretaris Jurusan Brahma Widya mengungkapkan rasa bangganya terhadap Raihan juara oleh kedua prodi Jurusan Brahma Widya.

“sebagai partisipasi pertama kali dalam lomba ini, capaian ini merupakan prestasi yang amat membanggakan. Kita sebagai civitas akademika di STAH Negeri Mpu Kuturan Singaraja harus senantiasa memandang dan menjadikan setiap lomba sebagai inspirasi guna dapat mengembangkan kualitas dan kompetensi lulusan Jurusan Brahma Widya di masa yang akan datang”, tegas pria asal gianyar.

Senada dengan Sekjur Brahma Widya, perwakilan penerima hadiah Putu Cory meyampaikan rasa bahagianya saat menerima hadiah di panggung Utaswa Bali Sani. Ia juga mengingatkan bagaimana kita sebagai generasi milenial harus mampu mengembangkan kreatifitas untuk menghadapi tantangan jaman.

“Saya merasa sangat bangga dan Bahagia karena telah memenangkan juara favorit 1 oleh prodi Filsafat dan Juara Favorit 3 oleh prodi Teologi Hindu. Dengan mengikuti lomba ini kita sebagai generasi muda Hindu bias menumbuhkembangkan kreatifitas dalam potret Hindu di era milenial”, ungkap wanita yang juga Dosen tetap Jurusan Brahma Widya ini.

Amelia mahasiswa semester V mengutarakan bagaimana video ini dibuat. Dengan segala keterbatasan yang dimiliki, ia merasa terkejut dengan hasil yang diraih. Ditambah kedua video baik prodi Filsafat maupun Teologi Hindu mendapat apresiasi besar dari penonton youtube sehingga meraih juara dalam ajang Arjuna Digital tahun ini.

“saya tidak menyangka dari hasil karya kami bisa masuk sebagai juara. Awal hanya semangat dan kekompakan menjadi modal kami, tidak ada persiapan matang sebelumnya. Dengan hasil ini semoga kedepannya jurusan Brahma Widya mampu mengasilkan karya-karya yang bermanfaat bagi banyak orang”, jelasnya.

Dengan capaian ini Jurusan Brahma Widya menjadi semakin mantap dalam membuka ruang berekspresi bagi mahasiswa maupun dosennya. Acara pengumuman juara ini dihadiri pula oleh Pengurus Yayasan Widya Kerthi, Paiketan Krama Bali, seluruh nominasi pemenang lomba Arjuna Digital Tahun 2019 dan Civitas Akademika UNHI Denpasar. Rektor UNHI, Wakil Rektor, Para Dekan, Panitia Utsawa Bali Sani, Dosen dan Pegawai, serta Ratusan Mahasiswa UNHI Denpasar. (hms.har)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *